Header Ads

Paroki Wedi

Mengasihi Sesama, Umat Bernardus Kalitengah Bersihkan Bantaran Kali Ujung

Umat dan warga kerja bakti membersihkan bantaran Kali Ujung
Masa prapaskah dihayati secara sungguh-sungguh oleh umat Lingkungan Santo Bernardus Kalitengah. Umat antusias mengikuti pertemuan atau sarasehan di lingkungan yang mengusung tema “Aku Pelopor Peradaban Kasih” ini. Tak hanya itu, umat juga melakukan aksi nyata, yaitu membersihkan bantaran Kali Ujung.

Pertemuan masa prapaskah kedua di Lingkungan Santo Bernardus Kalitengah diadakan di rumah Yakobus Marsono di Dukuh Patran, Desa Kalitengah pada Sabtu (11/3/2017) malam. Umat merenungkan tema “Kasihilah Sesamamu” atau “Tresnaa Marang Pepadhamu” ini. Dalam pertemuan kedua ini umat diajak untuk mengasihi sesama, terlebih mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD).

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan kedua ini, umat mengadakan kerja bakti membersihkan bantaran Kali Ujung pada Minggu (12/3/2017) pagi. Kerja bakti ini diikuti oleh umat serta warga Dukuh Garuman, Desa Kalitengah dan sekitarnya. Dari anak-anak, remaja, dewasa, sampai orangtua terlibat dalam kerja bakti yang berlangsung setengah hari ini.

Umat bersama warga dengan penuh semangat membersihkan sampah yang berserakan di bantaran Kali Ujung ini. Sampah-sampah itu dikumpulkan di beberapa tempat, lalu dibakar. Kini, bantaran Kali Ujung kelihatan bersih.

Kerja bakti ini berlangsung menarik. Umat membawa peralatan dari rumah seperti sapu, sabit, kukupan sampah, cengkek (garu), dan sebagainya. Umat juga membawa berbagai makanan ringan untuk konsumsi kerja bakti seperti arem-arem, bolu emprit, tahu bakso, rambak, bakwan, kue talem, pisang goreng, onde-onde, roti kering, dan sebagainya.

Ketua Lingkungan Santo Bernardus Kalitengah, Emanuel Subiyanto menyampaikan, kerja bakti ini rutin diadakan setiap bulan. Moment kerja bakti kali ini menjadi special karena bertepatan dengan masa prapaskah, masa pertobatan bagi umat.

“Kami mengisi masa pertobatan ini dengan membersihkan bantaran Kali Ujung. Sehingga dampak dari aksi pertobatan umat ini juga bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitar kita. Jadi, tidak hanya untuk kami sendiri. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menginspirasi umat atau warga yang lain,” harapnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.